-- Jika Kau MencintaiQ --

Jumat, 10 Februari 2012

jika kau mencintaiQ, maka jadikan Aq orang ketiga dalam hatiMu
setelah TuhanMu yaitu Allah,
dan setelah ke-2 orang Tuamu yaitu ayah dan ibu

jika kau mencintaQ, maka kurangilah sayangMu padaQ menjadi sisa rasa Sayangmu kepada Allah dan  sisa rasa sayangmu kepada orang tuaMu, ayah dan ibu...,

dan jika kau mencintaiQ, maka jadikanlah aq wanita yang HALAL bagimu di Dunia maupun Akherat
semua atas Ridho Allah 




Carilah calon Suami, Tapi jangan mencari Calon Kekasih (^_^)

•Kain tutup aurat itu banyak•

Kamis, 09 Februari 2012




•Kain tutup aurat itu banyak.•


Tidak aneh lagi di jaman ini, wanita berpakaian tapi celana sampai paha, atau berjilbab tapi pakaian serba ketat, dan laki-laki celana keliatan paha sama pusarnya, seolah-olah dunia sudah kehabisan stock kain untuk pakaian.

Firman Allah 'azza wa jalla : “Wahai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.” (Al-A’raf [7] : 26)


Dalam Qur'an sudah di sampaikan bahwa pakaian sudah ada pakaian buat nutup aurat, yg jadi masalah kenapa masih banyak yg berpakaian seolah-olah kain itu tidak cukup buat nutup aurat. Bukankah berpakaian dengan memperlihatkan aurat itu jelas-jelas dan terang-terangan menentang perintah Allah. Dan termasuk disini adalah berpakaian sempit. Karena jelas kaian itu masih banyak buat melonggarkan pakaian,

Kenapa kita jadi manusia yg suka menantang perintah Allah dengan cara tidak mau mengikuti perintahNya. Disini kami tidak berbicara tentang perempuan saja, tapi juga laki2 yg selalu memperlihatkan pahanya dengan memakai celana pendek, karena jelas paha itu aurat.

Katanya mau bahagia, katanya mau taat pada Allah, kalau begitu ayo taat yg benar agar kita tergolong orang yang bertaqwa.

Tau malu? Kalau iya maka tutuplah aurat, jangan umbar paha kemana2, karena itu kerjaan orang tak tau malu.

Tau malu? Kalau iya maka jangan berpakaian ketat kemana2 karena itu seperti orang yg menelanjangi dirinya di depan umum, dan sekali lagi, itu hanya dilakukan orang yg tak tau malu.

<3 <3 <3 


dikutip dari: "Kata Mutiara Bijak Islam"

adalah Cinta

adalah cinta jika yang kita korbankan menjadi sakit...
ataupun luka...

adalah cinta.. ketika yang pahit itu... masih mampu kita terima dengan lapang dada.. dan penuh kemaafan..

adalah cinta ketika logika - logika yang tajam sampai terhaluspun..
tak dapat menjangkau perasaan.. dan alasan...

adalah cinta ketika perih itu dijadikan doa bagi kebahagiaan dirinya yg kita cintai...

adalah cinta... ketika yang diam,
terlalu malu pada keikhlasan dan ketulusan...

adalah cinta..
ketika rindu menjadi tuaian - tuaian tasbih...

adalah cinta ...
saat pengorbanan dan perjuangan diperuntukkan bagi yang halal...

adalah cinta...
ketika sujud menjadi hajat berdua...untuk menuju taman SYURGA "bersama"

Titipan

Rabu, 08 Februari 2012

semua hanya titipan Ilahi,
jangan sesekali engkau mengeluh atau menagis meratapi apa yang akan Dia ambil kembali, tapi bersyukurlah bahwa engkau masih sempat diberi pinjaman berupa mereka....,
mereka yang engkau sayang.....

I'am a Nurse

Selasa, 07 Februari 2012

Never thought,never thought..
 Im going to be a nurSe!
 Never plan,never wish,
 I will choose this career.
 But here i am today,
 Never regret..never disappointed..
 For i n0e dat God has chosen me for His purpose..
 And the best thing that makes it all worth it,
 is when I get home and put my feet up;
 I am tired but I have made a difference this day.
 All the aches and pains,
 frustration and responsiblity,
 are forgotten when I know
 I have done my best to help my patients.
 That's a Good Day of mine..
 As when you're a nurse,
 you kn0w that every day
 you will touch a life or a life will touch yours..
 And that is why..
 Im glad of who im today..Thank God

Berpakaian tapi Telanjang

Sabtu, 20 Agustus 2011



Dari Ummu Salamah r.a :pada suatu malam Rasulullah Saw, bangun tidur dan berkata "tiada tuhan selain Allah SWT. fitnah apa yang diturunkan malam ini? pusaka apa yang diturunkan pada malam ini? siapa orang yang telah membangunkan penghuni kamar? berapa banyak perempuan yang berpakaian didunia ini tetapi telanjang kelak diakherat?" (HR Al-Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a : Rasullah Saw bersabda "ada beberapa penghuni neraka yang belum pernah ku lihat. pertama, kelompok yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang digunakan untuk menyiksa orang lain. kedua, perempuan yang berpakaian namun sesungguhnya mereka telanjang. mereka seperti punuk unta dan berlenggak lenggok. mereka tidak akan masuk surga dan mencium wanginya,padahal wangi surga bisa tercium dari jarak sekian....," (HR Muslim)
Kedua hadist diatas menyoroti dua kelompok berbahaya yang mengancam keutuhan dan ketentraman masyarakat. Mereka dengan sifat yang dimiliki, dinilai sebagai calon penghuni neraka dan tamu kehormatan neraka jahanam. Mereka juga diharamkan mendapat kenikmatan surga beserta wanginya.
Kedua kelompok itu adalah: pertama, mereka yang suka melempar tuduhan terhadap rakyat yang tak bersalah, lalu mencambuk dan menyakiti mereka dengan berbagai siksaan, kejahatan, dan permusuhan. terlebih lagi kepada mereka yang mengatakan, "Allah adalah Tuhanku"
Kedua, sekelompok perempuan perempuan yang memiliki sifat yang nista, memperlihatkan aurat, tidak menjaga kesucian diri, mengembus fitnah pada orang orang yang beriman, memikat hati orang orang yang lemah iman, dan membangkitkan syahwat dengan cara yang tidak benar. mereka hanya menunggu laknat Allah dan seluruh penghuni bumi!



dikutip dari : "1001 pesan nabi untuk wanita shalihah"

Renungan Ayat- Ayat InspiratoR

Kamis, 14 April 2011

Renungan 1: Shalat dan Shabar

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS Al Baqarah:45-46)

Kita sering kali mencari pertolongan ke sana ke mari saat kita ditimpa masalah, namun kita (mungkin hanya saya), malah sering lupa untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT melalui shalat dan shabar. Shalat adalah bukti ketundukan kita kepada Allah SWT, shalat adalah do’a, shalat adalah ibadah yang bukan hanya memuji Allah SWT tetapi juga berisi permintaan-permintaan kita kepada Allh SWT.

Alangkah indahnya dalam sujud dan ruku’ kita mensucikan dan memuji Allah sebagai simbol ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, jangankan kepada makhluq-Nya yang tunduk dan taat, bahkan kepada orang-orang yang membangkang pun dengan segala kesombongannya, Allah masih tetapi memberikan nikmat tiada tara.

Mungkin kita perlu membenahi shalat kita, agar sesuai dengan syariat dan menjalankannya dengan penuh kekhusyuan. Kita seharusnya malu jika masih setengah-setengah menjalankan shalat, mengabaikannya, tidak peduli apakah shalat kita sudah benar atau tidak, dan shalat hanya penggugur kewajiban.

Sudahkah shalat kita sesuai syariat? Sudahkah kita yakin bahwa shalat kita sudah sesuai dengan syariat? Marilah kita bertanya, apakah takbiratul ihram kita sudah benar? Jika ya, tahukah Anda ayat atau hadits yang membuktikan bahwa takbiratur ihram kita itu sudah benar? Jika kita masih ragu atau masih belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, berarti kita masih perlu belajar, masih perlu membuka buku-buku fiqh dari ulama terpercaya.Inspirasi buat saya, meski sudah seperempat abad saya shalat, saya harus tetap mempelajari bagaimana cara shalat yang benar. Saya harus membaca buku dan bertanya, bagaimana shalat yang benar, dengan mengetahui dalil-dalil yang membuktikan kebenaran tersebut.

Sudahkah shalat kita khusyu’? Bukan sembarang shalat yang akan menjadi penolong kita. Dalam ayat tersebut, disebutkan bahwa orang yang bisa menjadikan shabar dan shalat sebagai penolong ialah mereka yang khusyu’. Tidak ada ukuran baku dalam shalat khusyu’, oleh karena itu kembali kita meminta kepada Allah SWT agar menjadikan shalat kita dengan khusyu’.

Shalat yang khusyu adalah shalat yang dikerjakan dalam nuansa harap, cemas, dan cinta, serta dengan takbir yang sempurna, lantunan ayat yang tartil, ruku’ dengan tawadhu, sujud dengan diliputi kerendahan hati dan keikhlasan. Tentu tidak lupa harus sesuai dengan syariat. Sebagai tip agar shalat kita lebih khusyu’ ialah dengan menganggap bahwa shalat yang kita lakukan adalah shalat yang terakhir, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah saw,

Jika kamu berdiri untuk melaksanakan shalat, maka shalatlah sperti shalatnya
orang-orang yang akan berpisah (meninggal). (HR Ibnu Majah)

Subhanallah. Allah sudah menyediakan suatu solusi kepada kita, untuk setiap masalah yang dihadapi. Cara yang lengkap, bukan hanya mengajarkan apa yang harus dilakukan, tetapi juga bagaimana melakukannya dengan baik yang benar. Masihkah kita takut dengan masalah? Masihkah kita menghindari masalah? Masihkan kita frustasi dengan masalah? Padahal Allah SWT sudah memberikan solusi bagi kita?

Jalani hidup. Hadapi masalah. Jangan menjadi pengecut sehingga kita tidak berkarya, tidak mencoba berbuat sesuatu yang besar karena takut masalah menghadap kita. Banyak pemuda yang enggan menikah karena alasan belum siap, padahal solusi sudah disiapkan oleh Allah SWT. Banyak orang yang tidak mau memikul beban dakwah, padahal solusi sudah disiapkan oleh Allah SWT.

Saat Rasulullah saw dan para sahabat hijrah, mereka meninggalkan kampung halaman, meninggal harta benda, dan meninggalkan keluarga. Mereka mengambil resiko untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Mereka tahu, masalah bisa saja muncul baik saat hijrah dan setelahnya. Tetapi mereka tetap menjalaninya, karena mereka yakin masalah yang akan ditemui, Allah SWT sudah menyiapkan solusinya.

Rasulullah saw selalu menjadikan shalat sebagai solusi berbagai masalah seperti yang kita baca dalam berbagai riwayat. Hudzaifa bin Al Yaman menceritakan, “Jika Rasulullah saw ditimpa sebuah kesulitan beliau bersegera melaksanakan shalat.” Begitu juga yang diriwayatkan oleh Haritsah bin Madhrib, “Aku mendengar Ali ra. berkata, ‘Kamu melihat kami dan segala keadaan kami pada malam perang Badar kecuali Rasulullah saw, beliau mengerjakan shalat dan berdo’a hingga datang waktu subuh.’”

Sering kali saya mendengar jika seseorang sakit dia seolah-olah ada alasan untuk tidak shalat. Padahal justru shalat bisa mengobati penyakit, seperti apa yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah saat dirinya sedang sakit perut. Rasulullah saw. bertanya, “Apa kamu sakit perut?” Ia menjawab. “Benar.” Beliau bersabda, “Berdirilah dam kerjakan shalat. Sesungguhnya dalam shalat itu terdapat kesembuhan.”

Allahuakbar. Marilah kita hadapi hidup dengan tegar. Biarkan masalah datang, tidak usah kita hindari apa lagi lari dari masalah. Saat kita lari dari masalah, sebenarnya hanya menuju ke masalah yang lain yang mungkin saja lebih besar dari masalah yang kita hadapi saat ini. Kita sudah memiliki solusi dari setiap masalah yang muncul yang sudah disiapkan oleh Allah SWT untuk kita. Marilah jalani hidup dengan lebih semangat dan optimis. Tidak ada alasan untuk tidak.

Saat kesulitan menghimpit, bersabarlah…. Saat kita menghadapi masalah. Saat kita memerlukan pertolongan, yang kita bisa lakukan selain shalat adalah bershabar. Memang ada yang lain? Usaha! Yah usaha, yang sebenarnya usaha adalah bagian dari shabar. Hanya saja usaha dalam rangka shabar lebih bermakna ketimbang hanya usaha saja yang bisa saja membuat kita frustasi.

Memang, makna kesabaran bukanlah kita diam, pasrah, dan menyerah. Shabar bersanding dengan usaha bahkan dalam berbagai ayat kita temukan shabar sering disandingkan dengan kata jihad. Inilah maknanya buat kita,

Usaha/jihad + shabar = pertolongan Allah SWT

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS. Ali 'Imraan: 200)

Jadi janganlah cepat menyerah. Majulah terus, usahalah terus, sebab jika kita shabar insya Allah, Allah SWT akan menolong kita karena ini yang diperintahkan-Nya kepada kita. Kenapa harus takut jika ada jaminan dari Allah? Kenapa harus ragu jika Allah SWT akan menolong kita? Ini bukan kata saya, ini ayat Al Quran, yang ditujukan untuk kita semua.

Dengan bershabar, kita akan menjadi lebih semangat dalam menjalani hidup.

Bagaimana tidak, pertolongan Allah SWT sudah di depan mata. Tinggal sejauh mana kita bisa meraih pertolongan tersebut dengan kesabaran kita.

zAza KeEyA Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino